Isak Tangis Suami Tersangka Saat Rekontruksi Ibu Bunuh Bayi

Isak Tangis Suami Tersangka Saat Rekontruksi Ibu Bunuh Bayi

Nganjuk, Bayu TV Nganjuk – Seperti diberitakan sebelumnya, seorang ibu tega membunuh anak kandungnya sendiri yang baru dilahirkan, kini kasus pembunuhan bayi yang dilakukan oleh Sumiatun 27 tahun, warga Kelurahan Payaman, Kecamatan Nganjuk Kabupaten Nganjuk, direkontuksi oleh pihak kepolisian, dalam rekonstruksi ini, tersangka memperagakan 25 adegan cara membunuh bayi kandung yang baru dilahirkan tersangka.

Tersangka memperagakan 20 adegan di rumah tersangka, dan 5 adegan dilakukan di RSUD Nganjuk, dalam rekonstruksi ini tampak ratusan warga memadati lokasi, Kapolres juga mengatakan, dari hasil rekonstruksi, bayi tersebut meninggal selesai dicekik tersangka menggunakan kresek dan selendang.

Jika dilihat selama proses rekonstruksi, pelaku setelah melahirkan kemudian membekap bayinya, kemudian memukul dengan asbak, namun belum meninggal, kemudian dilanjutkan dengan dililit leher korban dengan kresek dan selendang, hingga bayi tak lagi bernyawa.

Dalam rekontruksi tersebut terlihat, isak tangis suami tersangka mewarnai jalannya rekonstruksi, suami tersangka merasa takut, anak pertama tersangka trauma dan tidak berani mendekat kamar yang digunakan ibunya untuk membunuh bayinya, dengan mengenakan seragam tahanan Polres Nganjuk, serta sarung penutup wajah sang istri tampak pasrah, dan tidak banyak bicara.

Selanjutnya, terkait motif tersangka, menurut Kapolres, dari hasil pemeriksaan, sementara motifnya terkait faktor ekonomi, namun pihak kepolisian akan terus kembangkan sampai menemukan motif lain, tidak cuma ekonomi dalam waktu dekat, polisi juga akan melibatkan psikiater untuk memeriksa kejiwan pelaku dan suami.

Reporter: Sofian Hanafi

Post Author: admin

Bayu TV Nganjuk adalah sebuah stasiun TV Lokal yang berkantor di Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk - Jawa Timur. Siaran BAYU TV bisa dinikmati masyarakat Kab Nganjuk dan kota sekitarnya dengan frekwensi 647.25 Mhz.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *