Klenteng Unik Terdapat Sarang Semut Setinggi 2 Meter Yang Dijuluki Sebagai Dewa Semut

Klenteng Unik Terdapat Sarang Semut Setinggi 2 Meter  Yang Dijuluki Sebagai Dewa Semut

Nganjuk, Bayu TV Nganjuk – Klenteng Hok Yoe Kiong yang ada di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur memiliki keistimewaan tersendiri, dibanding klenteng pada umumnya. Di klenteng ini terdapat sarang semut setinggi dua meter, yang dijuluki sebagai dewa semut, selain itu  kepengurusan di klenteng ini terdiri dari berbagai macam agama, sebagai bentuk simbol kerukunan umat beragama.

Secara fisik, bentuk dari Klenteng Hok Yoe Kiong, yang ada di Desa Sukomoro, Kecamatan Sukomoro, Nganjuk, tidak berbeda jauh dari klenteng yang ada di Indonesia. Hanya saja di klenteng ini ada yang cukup menarik perhatian dan menjadi pembeda diantara klenteng-klenteng yang lain. Di klenteng ini terdapat sarang semut hitam, yang tingginya mencapai dua meter, dengan diameter mencapai dua setengah meter. Oleh penganut Tri Darma, sarang semut ini dijuluki sebagai raja semut dan dewa semut. Dan dewa semut ini merupakan dewa semut satu satunya yang ada di klenteng di seluruh Indonesia.

Sebastian Wisang, Kasi Rohani Klenteng Hok Yoe Kiong menceritakan, sarang semut ini sudah ada sejak tahun 1950, sebelum  berdirinya klenteng pada tahun 1953. Pada awal beridirinya klenteng, sarang semut ini hanya setinggi 10 sentimeter, dan pernah dibongkar, namun tetap ada dan oleh sesepuh klenteng sarang semut ini dibiarkan dan meninggi hingga dua meter seperti sekarang. Keunikan lain, meski sarang semut ini begitu besar, ketika didekati dan dilihat dengan seksama dipastikan tidak akan menemukan semutnya.

Semut, biasanya akan keluar ketika ritual-ritual tertentu dan hari besar keagamaan umat Tri Darma. Umat Tri Darma juga mempercayai dengan sembahyang di depannya akan mendapatkan berkah, dan keinginnannya bisa cepat terkabul, karena keistimewaannya itu, umat Tri Darma menyebutnya dengan dewa semut, dan menjadikan simbol semut sebagai simbol Klenteng Hok Yoe Kiong.

Selain dewa semut, Klenteng Hok Yoe Kiong juga mengedepankan toleransi agama, hal ini bisa dilihat dari susunan pengurus klenteng, yang berasal dari berbagai agama yang berbeda, ada yang berasal dari islam, kristen, hindu, dan juga budha. Tegung mengungkapkan susunan pengurus ini merupakan simbol Bhineka Tunggal Ika, hanya saja meski terdiri dari berbagai agama yang berbeda, untuk urusan kerohanian dan seksi ritual, berasal dari umat Tri Darma, hal ini agar  menjaga keharmonisan antar pengurus, yang sudah lama dibina sejak tahun 2005.

Seperti klenteng pada umumnya menjelang tahun baru imlek, klenteng hoek yoe kiong juga berbenah dan membersihkan seluruh areal klenteng serta memandikan patung para dewa.

Reporter: Sofian Hanafi

 

Post Author: admin

Bayu TV Nganjuk adalah sebuah stasiun TV Lokal yang berkantor di Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk - Jawa Timur. Siaran BAYU TV bisa dinikmati masyarakat Kab Nganjuk dan kota sekitarnya dengan frekwensi 647.25 Mhz.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *