Mewabahnya Penyakit DBD Menjadi Berkah Pembudidaya Ikan Cupang

Mewabahnya Penyakit DBD Menjadi Berkah Pembudidaya Ikan Cupang

Tulungagung, Bayu TV Nganjuk – Mewabahnya penyakit Demam Berdarah Dengue di berbagai daerah menjadi berkah tersendiri bagi para pembudidaya ikan cupang di Tulungagung dan permintaannyapun meningkat hingga 60 persen. Ikan cupang ini merupakan predator utama jentik nyamuk, selain dapat menjadi ikan hias yang dapat hidup segala macam kondisi air.

Ikan cupang dengan nama ilmiahnya Betta S-P tiba-tiba menjadi buruan warga seiring mewabahnya penyakit Demam Berdarah Dengue, DBD yang terjadi di berbagai daerah. Ramainya permintaan ikan cupang ternyata menjadi berkah bagi Aris Setyobudi, pembudidaya ikan cupang di Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru Tulungagung. Karena tiga jenis ikan cupang yang dibudidayanya yakni jenis halfmoon atau bulan sepotong, jenis crown tail atau serit dan jenis plakat atau petarung permintaan meningkat hingga 60 persen dibanding hari biasa.

Jika hari-hari biasa hanya mendapat pesanan dari pelanggannya sebanyak 2 ribu ekor per minggu, kini mampu mengirim pesanan sebanyak 3 ribu per minggu. Pemesannyapun tidak hanya datang dari kota-kota di Pulau Jawa namun datang juga dari berbagai kota di Luar Pulau Jawa. Meningkatnya pesanan ikan cupang ini karena ikan cupang yang makanan utamanya jentik nyamuk termasuk jentik nyamuk Aedes Aegypti dan cacing sutera, sehingga ikan asli dari beberapa negara di Asia tenggara menjadi predator utama jentik nyamuk, bahkan ikan ini dapat hidup dengan berbagai kondisi air.

Ikan cupang ini di jual kepelanggannya seharga 2 ribu hingga 3 ribu rupiah per ekor tergantung jenis dan ukuran ikan. Ikan cupang yang biasa di jual ini biasanya telah berumur 1 setengah bulan setelah dilakukan pembesaran di kolam koloni cupang.

Mewabahnya penyakiti berdarah ikan cupang menjadi pilihan aleternatif masyarakat selain pemberian serbuk abate di bak mandi karena dalam satu bak mandi cukup di taruh 1 ekor saja akan mampu memangsa seluruh jentik nyamuk. Sehingga ikan cupang ini dipelihara di bak mandi tidak akan menimbulkan bau amis dan tidak banyak menghasilkan kotoran.

Reporter: Tim Liputan Bayu TV

Post Author: admin

Bayu TV Nganjuk adalah sebuah stasiun TV Lokal yang berkantor di Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk - Jawa Timur. Siaran BAYU TV bisa dinikmati masyarakat Kab Nganjuk dan kota sekitarnya dengan frekwensi 647.25 Mhz.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *