Padi Raksasa Hasilkan Panen Dua Kali Lipat

Padi Raksasa Hasilkan Panen Dua Kali Lipat

Bayu TV Nganjuk – Padi raksasa milik seorang petani di Kabupaten Blitar, telah dipanen oleh pemiliknya, hasilnya jumlah panen dua kali lipat dari padi yang biasa dipanen. Padi jenis pim atau Petani Pari Indonesia menggugat tersebut tingginya hampir dua meter memiliki bulir gabah mencapai sembilan ratus biji.

Tanaman padi ini milik kakak-beradik Imam Syafi’i dan Mohammad Diyaudin, warga kelurahan Sumberdiren Kecamatan Garum Kabupaten Blitar. Kakak beradik ini menanam padi raksasa di setengah hektar sawahnya yang terletak di desa pojok Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar. Tanaman padi raksasa ini diberi nama pim atau petani pari indonesia menggugat, jenis ini bahkan asing diteinga para petani. Tinggi padi varietas pim ini berkisar antara satu setengah hingga dua meter. Tidak hanya tinggi, padi pim tersebut, batang padi juga lebih besar dibandingkan dengan jenis padi lainnya. Untuk tangkai gabah lebih panjang sehngga bulir gabah mencapai delapan ratus hingga sembilan ratus lima puluh bulir. Berbeda dengan tanaman padi biasa miliknya yang memiliki ketinggian hanya sekitar setengah meter dan memiliki bulir antara seratus lima puluh hingga dua ratus bulir setiap tangkai batang gabah.

Padi Raksasa Hasilkan Panen Dua Kali Lipat

Padi jenis pim ini dibeli Imam Dari Boy, seorang penyuluh pertanian lapangan di Kecamataan Kanigoro untuk diuji coba di dua lahan berbeda. Imam mengaku, sejak menanam padi pim, hasil panennya dua kali lipat dibandingkan dengan jenis padi lainnya. Dalam seperempat hektar, ia mendapatkan padi sekitar satu setengah ton lebih. Untuk lahan setengah haktar miliknya, ia memperkirakan akan mendapatkan lima sampai enam ton gabah. Padahal jika menggunakan jenis padi lain, untuk lahan setengah haktare paling banyak hanya tiga sampai tiga setengah ton. Sehingga panen Imam dan Udin lebih banyak dua kali lipat dibandngkan menanam padi biasa. Untuk pemeliharaan jenis padi pim ini sama dengan jenis padi lainnya, hanya saat akan menanam lahan harus diberi pupuk kandang dahulu dan sesudah masa tanam harus diberi formula racikan sendiri. Untuk masa tanam hingga panen juga sama dengan padi lainnya, yakni sekitar 120 hari. Sementara untuk obat khusus, ia beli dari Boing Kristiawan. Obat organik racikan boing kristiawan yang diberi nama plentis dan pentus.

Padi pim ini merupakan bibit yang dijual oleh PPL Kecamatan Kanigoro, Boing Kristiawan. Bibit ini telah dibeli sejumlah petani dan diuji coba di beberapa daerah di Kabupaten Blitar. Namun saat ini hanya empat titik yang baru mencoba jenis padi pim ini, yakni di Kecamatan Garum, Kanigoro, Lodoyo dan Talun.

Post Author: admin

Bayu TV Nganjuk adalah sebuah stasiun TV Lokal yang berkantor di Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk - Jawa Timur. Siaran BAYU TV bisa dinikmati masyarakat Kab Nganjuk dan kota sekitarnya dengan frekwensi 647.25 Mhz.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *